oleh

Wempi Sebut Malinau Tak Jadi Sumber Asap Karhutla

MALINAU – Bupati Malinau Wempi W. Mawa menyatakan Kabupaten Malinau tidak menjadi sumber asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski demikian, masyarakat setempat tetap merasakan dampak kabut asap kiriman dari wilayah lain.

Hal itu disampaikan Wempi saat mendampingi kunjungan perdana Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik di Kabupaten Malinau, Selasa (27/10/2026).

“Puji Tuhan dan Alhamdulillah, kondisi Kabupaten Malinau ini aman. Aman, kondisi tidak memberi kontribusi asap dari titik api yang ada di Kabupaten Malinau ini,” kata Wempi.

Baca Juga  APBD Harus Gunakan Produk Dalam Negeri

Ia berharap penanganan karhutla di berbagai wilayah segera dilakukan agar kabut asap tidak semakin mengganggu aktivitas masyarakat dan mengancam keselamatan warga.

“Semoga ke depan ini segera bisa tertangani dan tidak mengancam keselamatan atau kehidupan kita sebagai warga yang ada di daerah ini,” ujarnya.

Dampak kabut asap kiriman tersebut turut memengaruhi sektor pendidikan di Malinau. Sejumlah sekolah menerapkan kebijakan Belajar dari Rumah (BDR) atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat memburuknya kualitas udara.

Wempi mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak karhutla tidak hanya dirasakan daerah yang mengalami kebakaran, tetapi juga wilayah lain yang terdampak penyebaran asap.

Baca Juga  Besok Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syaban

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan Malinau yang menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menopang kehidupan dan perekonomian masyarakat.

“Malinau ini hutannya sembilan juta, yang masuk di dalam paru-paru dunia. Kita arif menjaga hutan, tapi kita juga menerima dampak dari bencana asap yang masih menyelimuti Indonesia, termasuk daerah kita,” tegasnya.

Wempi bilang, hutan memiliki peran penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat sehingga kelestariannya harus dijaga bersama.

Baca Juga  KPK Periksa Saksi Terkait Penyitaan Rp52,3 Miliar

“Hutan itu rumah kita. Hutan memberi kehidupan, hutan juga memberi kontribusi terhadap perekonomian dan kesejahteraan kita,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan berpartisipasi dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian dan masyarakat semakin kuat, terutama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengantisipasi dampak kabut asap terhadap keselamatan warga,” tutupnya.(Adv)

 

Editor: ratu

News Feed