oleh

Wempi Resmikan Balai Adat dan Gereja, Pelestarian Budaya Jadi Perhatian

MALINAU – Bupati Malinau Wempi W. Mawa meresmikan Balai Adat Desa Data Baru dan Gedung Gereja GKII El Shadai Long Lebusan, Rabu (28/10/2026).

Peresmian itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian adat dan budaya serta mendukung kehidupan beragama masyarakat.

Balai Adat Desa Data Baru diharapkan Wempi menjadi pusat kegiatan adat, musyawarah dan pelestarian nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

“Keberadaan fasilitas ini juga diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk menjaga identitas budaya lokal dan mewariskannya kepada generasi muda,” kata Bupati Wempi.

Baca Juga  Pemprov Berkomitmen Ciptakan Iklim Ketenagakerjaan yang Adil

“Sementara itu, Gedung Gereja GKII El Shadai Long Lebusan diharapkan dapat menunjang kegiatan ibadah, pelayanan gereja serta pembinaan iman jemaat,” sambung dia.

Wempi juga menekankan pentingnya menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus memperhatikan aspek sosial, budaya dan spiritual sebagai bagian dari kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa adat istiadat merupakan warisan leluhur yang perlu dijaga di tengah perkembangan zaman. Pelestarian budaya dinilai penting agar nilai-nilai yang menjadi identitas masyarakat tetap hidup dan diteruskan kepada generasi berikutnya.

Baca Juga  Menteri LHK dorong peneliti Potensi Sumber Daya Genetik

“Keberadaan gereja diharapkan semakin memperkuat kehidupan spiritual jemaat sekaligus menumbuhkan nilai kasih, kepedulian dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” Ujarnya.

Wempi mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat kedua bangunan tersebut agar dapat digunakan secara berkelanjutan.

“Saya berharap bangunan yang sudah diresmikan ini dijaga dan dirawat bersama. Pemerintah bisa membangun, tetapi masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk memelihara dan memanfaatkannya agar benar-benar memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” ungkapnya.

Baca Juga  Lukisan Koleksi Museum Aceh

Ia menambahkan, pemeliharaan fasilitas yang telah dibangun merupakan tanggung jawab bersama agar keberadaannya dapat terus mendukung aktivitas masyarakat.

“Peresmian Balai Adat Desa Data Baru dan Gedung Gereja GKII El Shadai Long Lebusan ini diharapkan memperkuat pelestarian budaya lokal, kehidupan beragama serta kerukunan dan kebersamaan masyarakat di Kabupaten Malinau,” tutupnya.(Adv)

 

Editor : ratu

News Feed