MALINAU – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, SE,M.H, meminta generasi muda turut menjaga dan melestarikan tari tradisional sebagai bagian dari warisan budaya daerah. Upaya itu dinilai penting agar kesenian lokal tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.
Pesan itu disampaikan Wempi saat menghadiri Lomba Tari Pesisir dalam rangka Irau ke-12 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Rabu (21/10/2026) malam.
Wempi mengapresiasi enam kelompok yang berpartisipasi dalam perlombaan tersebut. Mereka adalah Busak Silow, SMPN 2 Malinau Kota, Zapin Gambus Al Zahra, Bebelen Ibenayuk Tenggilan, Baguyo, dan Padaw Taka.
Dalam perlombaan itu, grup Bebelen Ibenayuk Tenggilan berhasil meraih juara.
Wempi bilang, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda. Budaya yang diwariskan leluhur harus dijaga, dirawat, dan dikembangkan agar tetap menjadi identitas serta kebanggaan daerah.
“Kalau bukan kita, siapa lagi? Tidak mungkin budaya kita bisa dikenal oleh generasi kita sendiri kalau kita tidak menjaganya, merawatnya, bahkan mengembangkannya menjadi kebanggaan kita semua,” ujar Wempi.
Ia menilai, kesenian tari tradisional memiliki peran penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya Malinau kepada masyarakat luas. Karena itu, keberadaan kelompok seni dan sanggar tari perlu terus dikembangkan.
“Semakin banyak sanggar tari tumbuh di Kabupaten Malinau sehingga generasi muda memiliki ruang untuk mempelajari, mengembangkan dan menampilkan kesenian tradisional,” kata Wempi.
Ia juga berharap tari tradisional Malinau dapat dikenal lebih luas, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional.
“Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam perlombaan ini. Keikutsertaan kelompok seni menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah,” tutupnya.
Diketahui, lomba Tari Pesisir merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian Irau Malinau ke-12 yang menghadirkan beragam kesenian daerah sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya lokal.(adv)
Editor : ratu











