oleh

Guru dan Tenaga Kesehatan Masih Minim, Minta Tidak Mutasi ke jabatan struktural.

TANJUNG SELOR – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak melakukan mutasi Aparatur sipil negara (ASN) dari jabatan fungsional ke struktural seperti tenaga pengajar (guru) dan tenaga kesehatan.

Sekretaris Fraksi Golkar, Nafis kepada Disway Kaltara menyebutkan, alih fungsi jabatan ini dikhawatirkan akan menimbulkan persoalan baru di dua Organisasi perangkat daerah (OPD) yakni dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) dan dinas Kesehatan bulungan.

“Tenaga pendidik kita di sekolah masih kurang termasuk tenaga kesehatan (medis) yang bertugas di puskesmas dan rumah sakit daerah (RSD), apalagi kalau permintaan mutasi mereka ke jabatan struktural itu dipenuhi,” ungkapnya, Kamis (1/7/2021).

BACA JUGA:  Satgas Lanjutkan "surveilans" di Sinarmanik

Ia menjelaskan, jabatan fungsional adalah jabatan yang tidak tercantum dalam struktur organisasi, Sedangkan jabatan struktural secara tegas ada dalam struktur organisasi dengan disiplin ilmu yang berbeda. Sekolah dan fasilitas kesehatan membutuhkan tenaga berkompeten.

“Ini sifatnya menghimbau dan tidak ada larang mutasi itu, tapi pemerintah melalui OPD terkait harus mempertimbangkan dengan matang apalagi jumlah guru dan tenaga kesehatan kita masih kurang apalagi jumlah jatah penerimaan guru dan tenaga kesehatan untuk di bulungan masih kurang,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kepolisian Bongkar Motif Pembuat dan Penjual Buku Nikah Palsu

Ditegaskannya, saat ini tenaga kesehatan yang tersebar di 10 kecamatan di Bulungan masih perlu ditambah apalagi pola penempatannya masih menyesuaikan dengan jumlah penduduk setempat yang ada di pedesaan. Selain itu, minimnya anggaran yang ada di dinas terkait juga berdampak pada pengurangan tenaga kontrak.

“Terkait tenaga guru, kita meminta dinas pendidikan untuk mempertimbangkan dulu dengan matang jika ada guru yang mengajukan keinginan beralih dari jabatan fungsional ke jabatan struktural,” tegasnya.

BACA JUGA:  Wagub: Lakukanlah Hal Yang Terbaik Untuk Masyarakat dan Negara

Ditambahkannya DPRD berharap Disdik terus meningkatkan mutu dan ssstem pendidikan di Kabupaten Bulungan dengan me-evaluasi proses belajar mengajar yang mengacu pada Era New Normal.

“Di masa Pandemi covid 19 ini, sistem pembelajaran harus bisa mencari bentuk inovasi untuk proses  kegiatan  belajar   mengajar  secara efektif. Inovasi pembelajaran dibutuhkan untuk menjembatani adanya hambatan pada proses pembelajaran secara online. Tenaga pendidik  harus mampu menyusun strategi pembelajaran secara efektif di era new normal,” pungkasnya.(vr)

Komentar

News Feed