oleh

Tim SAR Memfokuskan Melakukan Penyisiran Korban Kecelakaan Laut Di Pulau Sangiang

Merak – Tim Pencarian dan Pertolongan atau SAR memfokuskan ke Pulau Sangiang untuk melakukan penyisiran korban kecelakaan laut setelah dilakukan di sekitar Pulau Tempurung, Perairan Selat Sunda belum ditemukan.

“Kita berharap hari keempat pencarian korban penumpang KMP Batu Mandi yang terjatuh di sekitar Pulau Tempurung itu bisa ditemukan,” kata Kepala Basarnas Banten M Zaenal Aripin di Merak, Rabu.

Tim SAR gabungan terdiri Basarnas, Polairud Banten dan TNI AL kini memfokuskan penyisiran korban kecelakaan laut di Pulau Sangiang.

Baca Juga  Tim SAR Perluas Pencarian 15 ABK Barokah Jaya

Kemungkinan besar korban terbawa arus gelombang, karena dilakukan pencarian di sekitar kawasan Pulau Tempurung,Perairan Selat Sunda tidak ditemukan.

Basarnas Banten menargetkan hari keempat dapat menemukan penumpang yang jatuh di atas KMP Batu Mandi bernama Ahmad Riyanto (41) warga Jalan Ikan Sepat No 03 LK III RT/RW 045 Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Lampung.

Baca Juga  Kaltara Dukung IFNET 2030, Pemprov Turut Berpartisipasi Penurunan Emisi GRK

“Kami berharap cuaca Perairan Selat Sunda normal dengan ketinggian 1,5 meter,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, kecelakaan laut yang menimpa warga Lampung itu diduga melompat dari atas KMP Batu Mandi yang melakukan perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.

Korban menjatuhkan ke laut di sekitar kawasan Pulau Tempurung dan hingga hari ketiga belum ditemukan dalam kondisi hidup maupun meninggal.

Baca Juga  Pengamanan Polda Kaltara Diperketat Kamis

Namun, kata dia, tim SAR gabungan kini memfokuskan pencarian di sekitar Pulau Sangiang.

“Kami yakin korban sudah terbawa arus gelombang hingga ke Pulau Sangiang itu,” katanya menjelaskan.

Basarnas menerima informasi kecelakaan laut itu Minggu (28/3) pukul 21.00 WIB,sedangkan kejadian sekitar pukul 18.50 WIB.

“Kami melakukan penyisiran evakuasi korban kecelakaan laut mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB,” katanya. (*/cr9)

Sumber : kaltara.antaranews.com

Komentar

News Feed