oleh

Fraksi Gerindra DPRD Kaltara Dorong Pembangunan Berorientasi pada Penurunan Kemiskinan dan Pengangguran

TANJUNG SELOR – Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meminta pemerintah daerah menjadikan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran sebagai indikator utama keberhasilan pembangunan. Menurut fraksi tersebut, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari tingginya serapan anggaran atau capaian administratif semata.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltara, Yancong, menegaskan bahwa program pengentasan kemiskinan harus diarahkan pada peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat, bukan hanya melalui penyaluran bantuan sosial.

Menurutnya, pemerintah perlu memperluas program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan kerja, kemudahan akses pembiayaan usaha, penguatan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penciptaan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan.

Baca Juga  Pengadaan Motor Operasional KPH Malinau Dipastikan Sesuai Aturan, Nilai Kontrak Lebih Efisien

“Upaya pengentasan kemiskinan harus dibarengi peningkatan produktivitas masyarakat melalui pelatihan keterampilan, akses pembiayaan usaha, pengembangan koperasi dan UMKM, serta penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan,” ujar Yancong.

Ia menambahkan, persoalan pengangguran juga harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Untuk itu, dibutuhkan kerja sama yang lebih erat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, hingga perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Baca Juga  Wakapolda Kaltara Meninjau Pelaksanaan Pengamanan Gereja Di Hari Paskah

Menurut Yancong, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di Kalimantan Utara.

Fraksi Gerindra menilai pertumbuhan ekonomi yang terjadi di daerah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, setiap program pembangunan diharapkan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berdampak langsung terhadap penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.

Baca Juga  Tingkatkan Imunisasi Melalui IPV2 Menuju Bebas Polio 2026

“Jadi pembangunan ekonomi tidak boleh hanya menghasilkan pertumbuhan, tetapi harus mampu sekaligus menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Semua harus berbanding lurus,” tegasnya.

Fraksi Gerindra berharap berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah ke depan semakin berpihak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi kerakyatan. (*)

penulis :ADV DPRD Kaltara

editor   : Ratu

News Feed