oleh

Jalan Rusak dalam Kota Tanjung Selor Mulai di Perbaiki.

TANJUNG SELOR  – Sejumlah titik jalan di dalam kota Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara, yang terpantau dalam kondisi rusak ringan telah diperbaiki. Namun, terbatas akibat minimnya anggaran yang dialokasikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bulungan.

Kepala Dinas PUPR Bulungan, Adriani mengatakan, anggaran pemeliharaan jalan tahun 2021 sebesar Rp 200 juta setidaknya cukup untuk melakukan penambalan di beberapa ruas jalan yang rusak dengan konstruksi beton.

“Ada lima titik jalan dalam kota sudah selesai diperbaiki seperti di jalan Mangga, Rambutan dan Gapensi, perbaikannya dilakukan secara swakelola. Untuk kerusakan berat belum dapat maksimal akibat minimnya anggaran pemerintah daerah,” ungkapnya, Juma (23/7/2021.

BACA JUGA:  Gubernur Kaltara Mengharapkan Kehadiran BUMD PT Migas Kaltara Jaya

Dikatakannya, perbaikan dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan atau skala prioritas. Keterbatasan alat juga jadi kendala pihaknya memperbaiki jalan yang rusak berat.

“Untuk perbaikan jalan yang rusak berat belum bisa kita kerjakan karena memerlukan anggaran besar, saat ini masih ada dana yang tersisa untuk perbaikan ringan yang disesuaikan dengan kondisi darurat atau skala prioritas,” kata Adriani.

Ia menambahkan, saat ini beberapa pekerjaan yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat telah berjalan diantaranya pekerjaan jalan, irigasi dan air bersih. Untuk DAK fisik seluruh bidang PUPR untuk kabupaten Bulungan sekitar Rp 43 Miliar, sedangkan realisasi sampai tgl 10 Juli diantaranya realisasi fisik 39, 03% dan realisasi keuangan 24,33% atau sekitar 10,6 Miliar

BACA JUGA:  Persoalan Listrik di Mangkupadi Teratasi, Warga Siap Menangkan Syarwani-Ingkong Ala.

“Dari ketiga jenis kegiatan atau pekerjaan yang dibiayai dari DAK itu sudah ada yang selesai, namun belum bisa sepenuhnya dikucurkan atau dicairkan anggarannya. Sesuai ketentuan, yang baru bisa dicairkan itu maksimal 25 persen,” pungkasnya.

Sementara itu bupati Bulungan, Syarwani menegaskan, Pemkab Bulungan kembali melakukan pendataan insfrastruktur jalan dan jembatan sejumlah ruas jalan di wilayah Bulungan belum sepenuhnya masuk SK status jalan kabupaten. Sehingga selain keterbatasan anggaran, kegiatan pembangunan infrastruktur itu juga, tidak bisa dianggarkan melalui APBN maupun DAK.

BACA JUGA:  Bocah 8 tahun diterkam Buaya di Muara Mansapa Nunukan.

“Kita tetap akan melakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan termasuk pembangunan jalan baru yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, kita juga berharap bantuan dari APBD provinsi Kaltara,” jelas Syarwani.

Ditambahkannya, pemkab pun telah berkoordinasi dengan dengan Gubernur Kaltara terkait aset jalan yang pernah diserahkan ke Pemprov Kaltara seperti ruas jalan penghubung dari Kecamatan Tanjung Selor sampai Desa Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur dan jalan penghubung dari Desa Gunung Seriang, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan hinga ke  Kecamatan Peso.

“Kita berharap agar ada solusi dari pemprov maupun pemerintah pusat. Sehingga ruas jalan yang ada sekarang ini bisa ditingkatkan,” pungkasnya.(*)

 

Komentar

News Feed