oleh

ASN di Bulungan berikan Bantuan Covid-19

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan, kalimantan Utara, melalui bupati dan wakil Bupati Bulungan (Syarwani-Ingkong Ala) menyerahkan bantuan kepada warga yang terpapar covid-19 di wilayah kecamatan Tanjung Palas Utara, Kamis (22/7).

Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala mengatakan, bantuan yang diberikan berupa paket sembako, makanan, vitamin dan suplemen itu merupakan sumbangan sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Bulungan dan pegawai di Kecamatan Tanjung Palas Utara.

“Bantuan ini bersumber dari dana pribadi (bukan APBD) para ASN yang dikumpulkan secara mandiri sejak dua minggu lalu. Setelah terkumpul, kita serahkan kepada warga di tanjung palas utara seperti desa Pimping, Panca agung, Bumi Rahayu dan desa sekitarnya,” ungkapnya kepada disway kaltara, kemarin.

BACA JUGA:  Tantangan Program JKN-KIS Untuk Pembiayaan kesehatan

Dijelaskannya, tidak ada  nilai nominal yang disarankan sehingga pengumpulan donasi dilaksanakan secara sukarela.

“Ini bentuk dari rasa kesetiakawanan, gotong royong, kebersamaan dan rasa empati dari ASN. Jadi donasi yang diberikan tidak hanya berupa dana ada juga yang menyumbang suplemen, vitamin dan sembako. Saya berterima kasih atas peran ASN yang turut peduli dalam penanganan dampak pandemi Covid-19 ini,” ujar Ingkong Ala.

BACA JUGA:  Mahfud MD Tegaskan Tidak ada Wacana Pemerintahan Presiden Untuk Menjabat 3 periode

Dikatakannya, beberapa desa di kecamatan itu hingga saat ini masih berstatus zona merah seperti desa Pimping, Panca Agung dan kelubir sehingga pemerintah memberikan perhatian apalagi banyak warga yang saat ini masih menjalani isolasi mandiri (Isoman).

“Bantuan juga akan kita berikan ke daerah lainnya, yang ada saat ini khusus kita berikan dulu ke Tanjung Palas Utara yang warganya banyak menjalani isoman. Warga sempat panik dan beberapa tempat usaha di sana ada yang tutup akibat terjadinya ledakan kasus covid-19,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pembangunan JKK The Mandalika, ITDC Terus Percepat Pekerjaan

Ia berharap, dengan status PPKM Mikro di level 3 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 23 Tahun 2021, masyarakat tetap memperketat protokol kesehatan. Selain itu, satgas Covid-19 ditingkat desa dan kecamatan bekerja maksimal di wilayahnya.

“Lonjakan kasus saat ini juga terjadi di beberapa desa di kecamatan lainnya, saya berharap peran tokoh masyarakat dan agama untuk tetap memberikan edukasi tentang prokes ini dan ikut membantu yang menjalankan isolasi mandiri,” pungkasnya.(vr)

Komentar

News Feed