oleh

Tersangka Dugaan Mark Up Pengadaan Mesin Pembuatan Es Batu di Mangkupadi di Tahan kejari Bulungan

TANJUNG SELOR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), menetapkan satu tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan mesin pembuatan es batu di Desa Mangkupadi, Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan.

Kasi Pidsus Kejari Bulungan, Haeru Jilly Roja’i mengungkapkan, dugaan Mark Up atau penggelembungan harga yang disangkakan kepada satu warga Depok, Jawa Barat (Jabar) berinisial PN itu terungkap setelah penyidik Pidsus melakukan penyelidikan pada pembelian mesin es berkapasitas 10 ton oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bulungan pada 2016 lalu dengan pagu anggaran sekira Rp 2,4 miliar lebih.

“Pelaku sebagai pihak ketiga lakukan mark up yang proses pembeliannya dialihkan ke pihak lain. Padahal pelaku mendapatkan tender sebagai pemilik hak pengadaan barang berupa satu paket mesin pembuatan es. Namun, pelaku menggunakan orang lain lagi untuk pembelian dengan harga barang yang jauh dari pagu anggaran,” ungkap Kasi Pidsus, Sabtu (18/12/2020).

BACA JUGA:  Polda Kaltara Tangkap Tiga Pemodal Tambang Emas Ilegal Sekatak

Dijelaskannya, selama penyidikan sebanyak 20 orang saksi termasuk pejabat di lingkup DKP Bulungan saat itu diperiksa oleh tim penyidik, serta beberapa saksi lainnya berdomisili di luar Provinsi Kaltara. Hingga saat ini, Kejari Bulungan belum memastikan jumlah kerugian negara dengan tersangka PN.

“Ada sekitar 20 orang diperiksa sebagai saksi selain beberapa pejabat di DKP Bulungan, beberapa warga luar Kaltara juga diperiksa,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kementerian Lingkungan Hidup Respon Dugaan Pencemaran Lingkungan di Malinau.

Ditegaskannya, tim penyidik masih melakukan pengembangan kasus itu sehingga tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka PN akan disangkakan dengan pasal 2 subsider pasal 3 junto pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 dan sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 tahun 2001 junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Tersangka sementara ini dititipkan di Rutan Polres Bulungan sambil menunggu perkembangan kasus ini,” tegasnya. (*)

Komentar

News Feed