oleh

Drainase dan Jalan Kota Tanjung Selor butuh Perhatian

TANJUNG SELOR – Anggota komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan, Yohanes mengaku prihatin dengan banyaknya lokasi genangan banjir di saat hujan mengguyur kota Tanjung Selor ibu kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Politisi Hanura asal daerah Pemilihan (Dapil) III Kecamatan Sekatak ini mengatakan, permasalahan banjir itu di Tanjung Selor akibat kondisi drainase dalam kota yang sebagian besar tidak berfungsi sehingga menimbulkan genangan air dibadan jalan.

BACA JUGA:  Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam

“Drainase di beberapa ruas jalan protokal dan gang tidak berfungsi normal, akibatnya kalau hujan deras terjadi banjir. Ironisnya, hampir seluruh drainase di dalam kota kondisinya buruk,” ungkapnya, Kamis (8/4/2021).

Yohanes menyebutkan, jalan utama seperti di jalan Kolonel Soetadji, Durian, Jeruk dan jalan disekitar perkantoran gabungan dinas (Gadis) Pemprov Kaltara kondisi drainase mengalami dangkal atau sedimentasi parit sehingga tidak mampu menampung debet air disaat hujan deras.

“Pemkab kita harapkan bisa melibatkan tenaga ahli untuk membenahi  sistem drainase dalam kota, selain itu kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di saluran air atau drainase,” kata Yohanes.

BACA JUGA:  Plt Bupati Bulungan Ingkong Ala berikan bantuan Sembako di Tiga Asrama Mahasiswa di Samarinda

Lanjutnya, dinas terkait diminta untuk dapat mealokasikan anggaran untuk perbaikan drainase tersebut apalagi warga sangat mengharapkan adanya perbaikan atau  normalisasi aliran drainase.

“Masalah penganggaran, itu teknis pemerintah daerah yang ini sudah jadi keluhan warga kota Tanjung Selor. Tidak berfungsinya drainase juga berdampak pada kondisi jalan yang tergenang air, akibatnya jalan bisa rusak sehingga pemerintah harus kembali alokasikan anggaran untuk perbaikan jalan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Ida Resmikan Workshop Pelatihan Bagi Calon Pekerja Migran Indonesia

Ia menambahkan, selain drainase sebagian besar jalan di ibukota Kaltara (Tanjung Selor,red) mengalami kerusakan.

“Kondisi rusaknya jalan di Kota Tanjung Selor akibat daya tahan badan jalan tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas, selain itu genangan air juga bisa mengakibatkan jalan rusak,” pungkasnya.(*)

Editor  : Victor

Komentar

News Feed