TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Yosua Batara Payangan mengunjungi dua desa di wilayah Perbatasan yakni desa Linsayung, Kecamatan Lumbis Ogong, dan desa Tagul, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan.
Kunjungan ini sebagai upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, menyediakan listrik alternatif untuk desa yang berada di wilayah Perbatasan tersebut.
“Sesuai arahan pak gubernur, kita ingin mengetahui langsung melihat kondisi masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman,” kata Yosua, Sabtu (28/6/2025).
“Kami juga ingin memastikan kedua desa ini bisa mendapatkan layanan dasar seperti listrik, ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah,” tambah dia.
Yosua mengungkapkan, perjalanan menuju Desa Linsayung cukup menantang yakni menelusuri jeram-jeram Sungai Sembakung.
“Pemukiman di dua desa itu sebagian besar belum tersambung jaringan listrik, masih bergantung penerangan seadanya,” ungkapnya.
Dinas ESDM Kaltara, lanjut Yosua, tengah menyusun berbagai alternatif penyediaan listrik bagi desa-desa seperti Linsayung dan Tagul. Solusi tersebut mencakup pengembangan energi baru dan terbarukan, pembangkit listrik tenaga surya, hingga perluasan jaringan dari sistem eksisting.
“Listrik bukan sekadar penerangan. Ia adalah jantung dari pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami harus hadir,” tutupnya. (*)
Editor : ria











