oleh

Bulungan Bangga! Masyarakat Punan Batu Benau Ukir Prestasi Nasional, Raih Kalpataru 2024

TANJUNG SELOR – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Bulungan ke-65 dan Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-235 tahun ini terasa semakin istimewa. Dalam momentum bersejarah tersebut, Bupati Bulungan Syarwani memberikan apresiasi khusus kepada masyarakat hukum adat Punan Batu Benau Sajau yang berhasil meraih Penghargaan Kalpataru Tahun 2024, penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup dari Pemerintah Pusat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bulungan, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada masyarakat hukum adat Punan Batu Benau Sajau atas dedikasinya menjaga kelestarian alam,” ujar Bupati Syarwani dalam sambutannya saat upacara di Lapangan Kebun Raya Bunda Hayati, Senin (13/10/2025).

Masyarakat Punan Batu Benau, yang bermukim di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Timur, dinilai berhasil menjaga kelestarian hutan adat di tepian hulu Sungai Sajau dan kawasan Gunung Benau, sehingga layak mendapat apresiasi nasional.

“Penghargaan Kalpataru ini menjadi bukti bahwa masyarakat adat kita memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam. Mereka tidak hanya menjaga hutan, tetapi juga mewariskan nilai-nilai kearifan lokal yang sangat berharga,” lanjut Bupati.

Baca Juga  Muhammadyah Samakan KSAD Dudung dengan Sosok Jenderal Sudirman, Seorang Jenderal Santri yang Tulus dan Ikhlas

Sebagai wujud komitmen pemerintah daerah, Bupati Syarwani mengungkapkan bahwa Pemkab Bulungan telah menetapkan SK Bupati tentang Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Punan Batu sejak tahun 2023, dan pada tahun 2025 kembali memperkuat komitmen itu dengan SK Bupati Nomor 100.3.3.2/400 Tahun 2025 tentang Masyarakat Hukum Adat Punan Tugung.

Wakil Bupati Bulungan, Kilat Bilung turut menegaskan pentingnya perlindungan bagi masyarakat adat sebagai penjaga keseimbangan lingkungan dan bagian dari identitas daerah.

Baca Juga  Pj. Sekprov Kaltara Paparkan Perkembangan Ketahanan Wilayah Perbatasan Dihadapan Pasis Sesko TNI

“Masyarakat adat seperti Punan Batu Benau dan Punan Tugung adalah penjaga hutan sejati. Pemerintah akan terus memperkuat pengakuan dan perlindungan terhadap mereka,” tegasnya.

Bupati Syarwani menutup sambutannya dengan pesan inspiratif bagi seluruh warga Bulungan.

“Prestasi Punan Batu Benau ini adalah kebanggaan kita bersama. Mari jadikan penghargaan Kalpataru ini sebagai pengingat bahwa menjaga alam berarti menjaga masa depan generasi kita,” pungkasnya.

Penulis : dkip Bulungan
Editor. :  ratu

News Feed