TANJUNG SELOR – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Nasir, melakukan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) di Desa Gunung Seriang, pekan lalu.
Kegiatan ini digelar untuk menyerap aspirasi dan keluhan langsung dari masyarakat setempat.
Salah satu keluhan utama warga adalah akses jalan yang minim dan sulit dilalui, termasuk berdampak pada aktivitas anak sekolah.
“Akses jalan ini vital, terutama untuk anak-anak kita yang bersekolah. Saya telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 1,5 miliar dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) untuk pembukaan badan jalan baru dan pengerasan menggunakan agregat. Kami harap ini segera terealisasi dan memudahkan mobilitas masyarakat,” ujar Nasir.
Selain infrastruktur, warga juga menyoroti layanan kesehatan yang masih terbatas di wilayah pedesaan.
Nasir mengaku memahami kebutuhan ini dan menegaskan perlunya peningkatan layanan kesehatan serta jangkauan yang lebih merata.
Isu lahan pertanian juga menjadi perhatian warga. Mereka berharap pemerintah provinsi memberikan dukungan lebih agar potensi sektor pertanian di Gunung Seriang dapat berkembang optimal.
“Warga ingin keluhan-keluhan ini menjadi prioritas dalam kebijakan pemerintah daerah,” tegas Nasir.
Politisi Partai Golkar asal Bulungan ini turut memaparkan sejumlah capaian DPRD Kaltara, termasuk perjuangan anggaran Beasiswa Kaltara Unggul serta alokasi anggaran sektor kesehatan yang tetap menjadi fokus lembaga legislatif.
“DPRD Kaltara berkomitmen memastikan Beasiswa Kaltara Unggul tetap tersedia bagi pelajar dan mahasiswa di Kaltara,” kata Nasir.
Nasir menambahkan, beberapa Peraturan Daerah (Perda) yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat telah disahkan, menunjukkan responsifnya DPRD terhadap isu-isu kerakyatan.
“Saya berharap kegiatan Kundapil ini menjadi wadah sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat, sehingga aspirasi yang diserap dapat segera ditindaklanjuti pihak terkait,” tutupnya.(*)
Editor: Ratu











