oleh

Jika terpilih akan fokus bangun Pertanian dan Infrastruktur.

TANJUNG SELOR – Calon Bupati (Cabup)  Bulungan,  Syarwani mencanangkan 15 progam prioritas pembangunan di Kabupaten Bulungan. Jika terpilih,  dua dari program prioritas itu dua diantaranya yakni pertanian dan infrastruktur jadi perhatian khusus.

“50 persen mata pencarian warga bulungan usahanya bergerak disektor pertanian,  menjadi petani,  berkebun dan nelayan. Jadi kita akan fokuskan untuk memenuhi segala hal yang dibutuhkan oleh para petani dalam menggarap lahan pertanian,” ungkapnya,  Rabu (11/11/2020).

Menurutnya, persoalan klasik yang sering dikeluhkan oleh petani adalah berkaitan dengan ketersedian air untuk sawah,  pupuk, pemasaran hasil pertanian dan perkebunan. Ia berharap tidak ada lagi petani yang mengeluhkan sawahnya kekurangan air. Selain itu, sektor pertanian memang paling memungkinkan untuk dikembangkan di Kabupaten Bulungan yang menyesuaikan kondisi cuaca dan iklim serta luasan lahan. Atas pertimbangan itu pula, Bulungan diproyeksikan sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Utara (Kaltara) dalam jangka waktu yang panjang.

Baca Juga  4 Pelajar Asal Kaltara Akan Mengikuti Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional

“Jadi yang dikeluhkan petani adalah ketersediaan air dan rigasi disaat mau menanam selain itu minimnya infrastruktur penunjang juga jadi kendala. Kita akan komitmen untuk perjuangkan isu pertanian dan pangan, ” ujar Syarwani.

Ditegaskannya, masih minimnya infrastruktur di Bulungan jadi perhatian khusus apalagi Bulungan tepatnya di tanjung selor yang statusnya menjadi Ibukota Provinsi tentu berdampak pada meningkatnya kebutuhan warga.

Baca Juga  SC Rapimnas SMSI Rapat Bersama Pusat Sandi dan Siber TNI AD

“Terkait program pendidikan vokasi dilakukan untuk peningkatan SDM melalui beasiswa vokasi, hal itu mengarah pada keterampilan dan keahlian sehingga mampu berdaya saing dgn tenaga luar sehingga tidak berharap sebagai PNS. Saya berharap warga bulungan dapat mencari tau informasi yang banyak dari para calon kepala daerah yang ikut kontestan sehingga mampu memilih pemimpin yang berkualitas,” pungkasnya.(*)

Komentar

News Feed