oleh

Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan dan Jembatan Rusak di Binusan Dalam Ganggu Aktivitas Warga

NUNUKAN – Hujan deras di Binusan Dalam, Sei Banjar, Nunukan, bukan hanya membuat genangan di jalan-jalan kecil. Bagi warga setempat, hujan juga menjadi momen penuh kecemasan. Jalan berlubang dan jembatan yang rawan ambruk membuat mobilitas sekitar terhambat.

Keluhan itu disampaikan langsung kepada Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rismanto, saat melakukan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) di RT 8, akhir pekan lalu.

Warga pun berharap kehadiran wakil rakyat ini bisa menjadi pintu masuk perhatian pemerintah provinsi.

“Kalau hujan, jalan licin dan berlubang. Setiap hari warga yang melintas harus ekstra hati-hati, terutama anak-anak,” kata Rismanto.

Dijelaskannya, sekitar 10 jembatan penghubung di wilayah ini juga menjadi kekhawatiran jembatan ambruk akibat curah hujan tinggi,

“Warga harus gotong royong memperbaiki dengan dana swadaya,” ungkapnya.

Baca Juga  Bahlil Lahadalia: Awal Mula Usul Buka Investasi Miras di Empat Provinsi

Rismanto mengungkapkan, telah meninjau langsung kondisi jalan dan jembatan dan perlu perbaikan infrastruktur.

“Akses ini vital bagi masyarakat. Sudah puluhan tahun dibiarkan rusak. Saya akan pastikan ini menjadi prioritas instansi terkait,” tegasnya.

“Ini bukan sekadar jalan atau jembatan, tapi keselamatan dan kenyamanan warga,” tutupnya.(*)

 

 

Editor: Ratu

News Feed