oleh

Lanud Tarakan terima Ribuan pakaian Hazmat APD bantuan Mabes TNI.

TARAKAN – Markas Besar (Mabes) TNI mengirimkan 132 koli atau 5300 Pakaian Hazmat yang akan digunakan oleh paramedis menanggulangi Covid-19 tiba di Kota Tarakan, bantuan Alat Pelindung Diri (APD) itu dikirim oleh Mabes TNI menggunakan Alpha 7305 pesawat Boeing milik TNI Angkatan Udara (AU).

Komandan Landasan Udara (Danlanud) Anang Busra, Kolonel PNB Somad mengatakan. Sebanyak 5300 APD akan distribusikan kepada Satgas Covid-19 yang ada di Tarakan melalui Kodim 092 Tarakan dan didistribusikan ke Dinas Kesehatan dan seluruh wilayah yang ada di pemerintah Kota Tarakan.

“bantuan itu juga akan dikirimkan ke Bulungan, Malinau, kemudian ke kabupaten lainnya melalui gugus tugas dari satgas Covid-19 yang dari Kodim terutama sebagai leading sektornya,” ujar Danlanud Anang Busra, Kolonel PNB Somad seperti dilansir benuanta.co.id group siberindo.co.

Baca Juga  Berbagi Kasih TP PKK-Kaltara bersama Umat Nasrani Nunukan

Berdasarkan data, lanjutnya, pengiriman APD tercatat lima kali dilakukan, dan akan terus didistribusikan hingga akhir 2020 ini.

“Dari data yang ada sudah 2 kali pengiriman dilakukan dan sekarang ini ada 3 tahap pengiriman yang dilakukan hingga akhir 2020 di Desember ini dan sudah didistribusikan. Setelah 2020 nanti selesai akan dilanjutkan pada 2021 mendatang. Tapi yang jelas Desember ini jumlahnya sudah mencukupi dan terpenuhi. Tapi, tidak menutup kemungkinan jika ada peningkatan atau kepentingan paramedis yang bertugas bisa ada tambahan distribusi,” imbuhnya.

Baca Juga  Bupati Syarwani Minta BUMD dan BLUD Bulungan Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Dikatakannya, selain alat pelindung diri atau baju hazmat, pihaknya  pun dapat mengirimkan bantuan lainnya berupa obat-obatan jika dibutuhkan.

“Kalau memang ada eskalasi ada kepentingan lain yang lebih besar mungkin ada tambahan-tambahan lain lagi. Tapi ini yang secara normatif, yang dijadwalkan sampai dengan desember ini sudah selesai. Nanti kalau ada tambahan lain dari pemerintah, atau pemerintah pusat memerintahkan untuk mengirimkan lagi, kami siap menerima dan kami distribusikan lagi. Yang secara normatifnya sampai Desember sudah selesai,” katanya.

Baca Juga  Presiden Tinjau KIHI Tanah Kuning-Mangkupadi, Masa Depan Indonesia Ada Di Kaltara

Ia menegaskan, pengiriman APD bukan disebabkan adanya tren kasus virus yang menyerang fungsi pernafasan ini meningkat di Kaltara.

“Ini bukan karena kemarin-kemarin atau hari-hari terakhir kan ada peningkatan ya di Kalimantan Utara, bukan. Tapi ini sudah memang yang dijadwalkan. Apabila ada tambahan atau apa ya bisa saja apabila pemerintah kota disini (Tarakan) atau Gubernur Kalimantan Utara meminta tambahan juga masih memungkinkan. Yang jelas kami siap membantu, termasuk alat transportasi kami koordinasikan ke komando atas, apabila ada tambahan-tambahan lebih lanjut,” pungkasnya.(*)

Komentar

News Feed