oleh

Unikaltar Ikuti Kuliah Umum Kemenlu RI

TANJUNG SELOR – Ratusan mahasiswa Universitas Kaltara (Unikaltar) di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, mengikuti Kuliah Umum di Kampus Unikaltar, belum lama ini.

Wakil Rektor Unikaltar Bidang Akademik, Zainal Abidin mengungkapkan, kuliah umum secara Luring itu digelar oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI secara serentak di 37 Provinsi.

“Ini dalam rangka memperingati HUT Kemenlu ke-77 Tahun. Untuk Provinsi Kaltara (Kalimantan Utara) yang dipilih dari Kemenlu yakni Universitas Kaltara,” ungkapnya, Senin (22/8).

Baca Juga  Bulungan Masuk Dalam 43 Wilayah Pengetatan PPKM Mikro

Dikatakannya,sebanyak 150 mahasiswa dari lima Fakultas yakni Pertanian, Teknik, MIPA, Ekonomi
dan Fakultas ilmu sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) mengikuti
materi kuliah tamu tentang Politik Luar Negeri dengan Tema Indonesia dan Dinamika Dunia.

“Materi ini disampaikan langsung oleh Ibu Lintang dari kemenlu, Tingginya antusias Mahasiswa yang ingin mengikuti kegiatan Kuliah umum ini mengharuskan menambah beberapa kursi. Penambahan kursi tersebut tetap dikontrol dengan baik dan aman serta tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga  Gugatan Paslon Damai Ditolak MK, KPU Nunukan Tetapkan Pemenang Pilkada Pada 20 Februari

Lanjutnya, setiap peserta yang mengikuti kegiatan kegiatan kuliah umum ini akan mendapatkan E-Sertifikat dari Kemenlu RI.

“Kami patut bangga, karena di Kaltara hanya Unikaltar yang bisa mengikuti kuliah umum secara nasional ini,” jelasnya.

Kegiatan kuliah umum yang diselenggarakan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang bagaimana posisi dan peran Indonesia di kancah dunia.

“Tantangan yang di hadapi dunia saat ini sangat besar, dengan adanya pandemi dan perang antar negara yang menyebabkan krisis pangan, energi dan keuangan,” tegasnya.

Baca Juga  Pemprov Kaltara Raih Predikat AA Istimewa Indeks Reformasi Hukum

Sementara itu, Menteri Luar Negeri, H. E. Retno Marsudi dalam sambutannya, menyampaikan bahwa peringatan HUT RI Ke-77 menjadi refleksi seluruh komponen dan bangsa untuk selalu memperteguh komitmen sebagai bangsa Indonesia.

“Karena posisi Indonesia pada saat inilah kita harus menjadi negara yang satu, makmur, dan mampu untuk terus berkontribusi dalam perdamaian dunia,” ucap Menlu Retno Marsudi. (**)

News Feed