TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang merespons positif gagasan Duta Besar (Dubes) Negara Seychelles, Nico Barito, saat mengunjungi Kaltara pada Senin, 21 Juli 2025.
Gubernur menginstruksikan jajaran perangkat daerah untuk membentuk tim solid guna memproyeksikan provinsi ke 34 ini memiliki daya tarik dunia internasional dengan potensi yang dimilikinya.
“Tim ini terdiri dari tiga tim, yaitu tim pengembangan ekonomi, tim pengembangan konservasi, dan tim pengembangan pariwisata. Saya minta Pj. Sekprov untuk segera membentuk tim kecil seperti tim konservasi, tim pariwisata desa adat,” kata Gubernur Kaltara.
GGubernur juga menyampaikan bahwa Pemprov Kaltara telah menjalin berbagai kerja sama baik di tingkat regional maupun bilateral.
“Seperti forum Sosek Malindo dan BIMP-EAGA. Kaltara juga memiliki potensi besar dalam keanekaragaman budaya dan konservasi,” jelasnya.
Sementara itu, Dubes Seychelles, Nico Barito, mengapresiasi sambutan hangat Gubernur beserta seluruh jajaran Pemprov Kaltara.
Ia mengungkapkan bahwa pengelolaan sumber daya alam dan mineral, pariwisata, dan investasi dapat menghasilkan devisa pendapatan yang besar jika dikelola dengan tepat dan benar.
“Pengelolaan ini dapat dilakukan dengan melibatkan seluruh masyarakat, sehingga kawasan konservasi Kaltara akan terjaga minimal 10 tahun ke depan,” ungkap Nico Barito.
“Dengan sistem tersebut, Nico memastikan Kaltara tidak akan kekurangan sumber daya hingga di masa depan,” tutupnya.(*)
Editor : Ratu










