TANJUNG SELOR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memperkuat langkah strategis mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Tahun ini, melalui Program Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani), Bulungan menargetkan pencetakan lahan sawah baru seluas lebih dari 2.000 hektare.
Bupati Bulungan Syarwani menyebut program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI dan menjadi bagian dari 15 program prioritas daerah di sektor pertanian.
“Tahun lalu kita sudah optimalisasi 1.600 hektare lahan, tahun ini meningkat jadi 2.000 hektare. Ini momentum penting untuk memperkuat kemandirian pangan daerah,” ujar Syarwani, Senin (20/10/2025).
Pengerjaan cetak sawah dilakukan dengan dukungan TNI melalui Kodim Bulungan, dan didanai oleh Kementerian Pertanian dengan nilai sekitar Rp35 juta per hektare atau total Rp70 miliar.
“Dengan dukungan anggaran pusat, beban APBD bisa ditekan, dan kita bisa fokus menyalurkan dana daerah untuk memperkuat petani,” jelasnya.
Selain cetak sawah, lanjut Syarwani, Pemkab Bulungan juga menyiapkan program jaminan hasil panen senilai Rp1 miliar untuk memastikan hasil pertanian memiliki pasar yang pasti.
“Petani tidak boleh hanya bekerja keras di sawah, tapi juga harus mendapatkan kepastian harga dan pasar,” tegas Bupati.
Ia menambahkan, kebijakan ini merupakan bagian dari visi RPJMD Bulungan yang menempatkan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi rakyat.
“Dengan langkah terencana dan kolaboratif, Bulungan siap menjadi penopang ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Utara,” pungkasnya (*)
Editor : Ratu











