oleh

Kompastv Gelar Debat Publik Pilkada Malinau di Jakarta

MALINAU – Tiga Pasangan Calon (Paslon)  Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) akan mengikuti debat publik di stasiun Televisi (tv)  swasta Kompas Tv,  Jakarta pada 19 November 2020 mendatang. Hal itu diputuskan melalui rapat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Malinau dan penghubung Paslon (LO) di Kantor KPU Malinau, Selasa (17/11/2020).

Seperti dilansir benuanta.co.id group siberindo.co,  Anggota KPU Malinau, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Antopianus mengatakan pihaknya telah menggelar rapat persiapan bersama LO Paslon.

“Hari ini rapat koordinasi mengenai persiapan debat publik untuk hari Sabtu, 21 November, kita mengumpulkan teman-teman LO terkait kesiapan dari masing-masing Paslon,” ungkapnya.

Lanjutnya,  ketiga Paslon Bupati dan Wakil bupati menyatakan siap untuk berangkat ke Jakarta dalam partisipasi Debat publik Pilkada.

“Dari hasil rapat tadi, disampaikan oleh LO dari ketiga paslon, bahwa rata-rata Paslon siap berangkat ke Jakarta pada hari Kamis, 19 November 2020,” ujarnya.

Antopianus juga menjelaskan, semua persiapan untuk pelaksanaan Debat publik telah selesai dan hanya tinggal menunggu keberangkatan Paslon ke Jakarta. KPU Malinau akan memfasilitasi ketiga Paslon untuk menghadiri Debat Publik tersebut.

BACA JUGA:  U2OK komitmen Penanganan Covid 19 Di Kaltara

Ia menegaskan, Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Malinau tahun 2020, hanya akan digelar satu kali.

“Durasinya debat kurang lebih 120 menit. 30 menit untuk iklan masing-masing Paslon, dan 90 menitnya itu khusus untuk debat,” ujarnya lagi.

“Karena kita bekerja sama dengan Kompas TV, jadi semua persiapan mereka yang persiapan dan semua telah selesai tinggal menunggu kedatangan para Paslon saja,” pungkasnya.

Untuk diketahui,  Pilkada Kabupaten Malinau tahun 2020 diikuti oleh tiga pasangan calon diantaranya paslon nomor urut 1, Martin Labo – Mohammad Nasir (Mandat), yang diusung oleh Partai Nasional Demokrat (3 kursi) dan Partai Golongan Karya (2 kursi).

BACA JUGA:  DPP Hanura ingatkan Kader patuhi Fakta Integritas di Kaltara.

Paslon nomor urut 2, Jhonny Laing Impang – Muhrim (JM) diusung oleh PDI Perjuangan (3 kursi), Partai Persatuan Indonesia (2 kursi) dan Partai Persatuan Pembangunan (1 kursi).

Pasangan calon nomor urut 3, Wempi W Mawa – Jakaria (Wira) diusung Partai Demokrat (7 kursi), Partai Gerindra (1 kursi) dan Partai Keadilan Sejahtera (1 kursi).(*)

Komentar

News Feed