oleh

Jalan poros menuju dua Kecamatan di Bulungan terancam putus.

Bupati : Akan berupaya untuk perbaikan.
TANJUNG SELOR – Tingginya intensitas hujan di wilayah kabupaten bulungan membuat beberapa wilayah terancam mengalami tanah bergerak atau longsor. Seperti yang terjadi di jalan poros Tanjung Selor menuju Tanjung Palas Barat sekitar Gunung Seriang.
 
“Untuk longsoran yang di Baratan (Gunung Seriang) ini sudah 3 hari lalu, sebelumnya memang hujannya lama,” ungkap Rian, warga setempat, Jumat (12/2/2021).
 
Jalan yang menghubungkan Tanjung selor-Tanjung Palas Barat, lanjutnya, mengalami  longsor. Kondisi ini membahayakan pengendara yang melintas apalagi di lokasi longsoran minim penerangan saat malam hari dan belum terpasang tanda bahaya.
 
“Kalau dari Tanjung Selor kita akan dapati longsoran ini sebelum masuk ke desa Gunung Seriang. Kondisi membahayakan kami pengguna jalan,” jelasnya.
 
Menanggapi hal itu, Bupati Bulungan, Ingkong Ala meski belum menerima laporan terjadi longsor di jalan poros Gunung Seriang. Pihaknya akan mengambil langkah untuk berupaya melakukan perbaikan.
 
“Sebenarnya jalan itu statusnya belum jelas, karena pernah diambil alih provinsi. Hanya saja sampai sekarang belum ada kejelasan, kita akan bertanggungjawab untuk memperbaiki jalan itu,” ungkap Ingkong Ala.
 
Bupati menjelaskan, akses darat ini menghubungkan 3 kecamatan dari pusat ibukota seperti Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kecamatan Peso Hilir dan Kecamatan Peso.
 
 “Kita akan mengambil sikap untuk memperbaikinya. Supaya perekonomian masyarakat tidak lumpuh. Kita sesuaikan yang terpenting ada alternatif dulu supaya masyarakat tetap bisa melalui jalan itu,” pungkasnya. (*)

Komentar

News Feed