TANJUNG SELOR – Lembaga Survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei preferensi politik masyarakat Kabupaten Bulungan menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bulungan tanggal 9 Desember 2020 mendatang.
Dalam Press Releasenya, Ardha Chandra R.,S.IP peneliti dari Charta Politika Indonesia mengungkapkan. Pihaknya telah menyelenggarakan survei preferensi politik masyarakat Kabupaten Bulungan melalui Pengumpulan data yang dilakukan pada periode November 2020 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur dengan jumlah sampel sebanyak 400 responden yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan.
“Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (4,9%) pada tingkat kepercayaan 95%. Ada empat temuan menarik dilapangan,” ungkapnya, Senin (7/12/2020).

Pada temuan pertama, lanjutnya, di sisi pengenalan kandidat kepala daerah, Ingkong Ala menjadi nama yang memiliki tingkat pengenalan tertinggi, berada di atas 80 persen. Diikuti berikutnya oleh Syarwani. Sementara nama-nama lainnya tingkat pengenalan responden terhadap nama-nama lainnya masih berada di bawah 70 persen.
“Temuan kedua, secara perorangan, Syarwani sebagai Calon Bupati dan Ingkong Ala sebagai Calon Wakil Bupati mendapatkan elektabilitas tertinggi. Yang ketiga pada pertanyaan elektabilitas pasangan, Syarwani – Ingkong Ala (47,0%) menjadi pilihan tertinggi responden, mengungguli pasangan Sigit Haryono – Markus Juk (19,3%), Najamuddin – Ari Yusnita (16,5%) dan Joko Susiolo – Komas Kajan (2,3%). Sementara itu terdapat (15,0%) responden yang menyatakan Tidak Tahu/Tidak Jawab,” jelasnya.
Ia menambahkan, dari penilaian terhadap calon Bupati, Syarwani dinilai sebagai calon Bupati paling perhatian kepada rakyat. Sementara pada penilaian calon Bupati paling pintar, Syarwani relatif berimbang dengan Sigit Muryono. Sementara pada kategori calon Bupati paling religius dan paling mapan secara, Syarwani, Sigit Muryono dan Najamuddin terlihat berimbang.
“Awareness publik mengenai Pilkada 9 Desember 2020 mendatang sudah tergolong sangat merata di Kabupaten Bulungan (97,8%). Sementara antusiasme untuk ikut serta dalam Pilkada juga tergolong cukup tinggi (79,0%),” pungkasnya.(*)











Komentar